}

`

Terjemah

Sabtu, 07 Juli 2012

Mendulang Duit dari Budidaya Semut Ngangkrang


Semut ngangkrang yang terkenal ganas dengan gigitannya yang panas ternyata bisa dijinakkan. Bahkan, bisa dibudidayakan.

Adalah Hadi Prabowo, warga Kepek, Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, Jawa Tengah, yang membuktikan itu. Ia berhasil menjinakkan dan membudidayakan semut yang biasanya hidup di hutan-hutan lebat tersebut. 

Semut ngangkrang yang telah dijinakkan bisa ditangkar untuk dikembangbiakkan menjadi induk semut. Prabowo mengaku banyak mendapat orderan indukan semut ngangkrang dari berbagai kota, seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, bahkan luar Jawa.

Semiggu sekali, Prabowo memanen telur semut untuk dijual ke sejumlah pedagang pakan burung di Yogyakarta. Dengan 20 stoples plastik ukuran dua kilogram, ia bisa meraup pendapatan tidak kurang dari Rp2 juta sebulan. Indukan semut dijual Rp100 ribu per stoples. Sedangkan telurnya bisa dijual dengan Rp20 ribu per lima ons. (Suyono Sugondo/****)

2 komentar:


  1. Mas probowo yg saya hormati, bagaimana cara menangkap semut ngangkrang dari pepohonan atau hutan ? Terimakasih. Riyanto.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas partisi pasi komentar bijak anda ..

      mas Riyanto..
      Tentu sangat menyulit kan kalo kita menangkap semut satu persatu dari hutan apa lagi kalo sampae naik2 pohon...

      Hapus